Mengetahui cara hitung cc motor adalah hal penting bagi siapa saja yang tertarik dengan dunia otomotif, baik untuk keperluan modifikasi, jual beli, atau sekadar ingin tahu seberapa besar tenaga mesin motor yang dimiliki. Kapasitas mesin (cc) sering kali menjadi patokan utama untuk menentukan performa motor, konsumsi bahan bakar, hingga nilai jual.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu cc motor, cara menghitungnya secara manual dan otomatis, serta faktor-faktor yang memengaruhinya.
Apa Itu CC Motor?
Sebelum membahas cara menghitungnya, penting untuk memahami terlebih dahulu arti dari cc motor. CC adalah singkatan dari cubic centimeter atau sentimeter kubik. Angka ini menunjukkan volume ruang silinder di dalam mesin motor, tempat terjadinya proses pembakaran bahan bakar dan udara.
Semakin besar nilai cc, semakin banyak campuran udara dan bahan bakar yang dapat terbakar, sehingga tenaga mesin juga akan lebih besar. Misalnya, motor dengan kapasitas 150cc umumnya memiliki tenaga dan kecepatan yang lebih tinggi dibanding motor 110cc.
Rumus Dasar Cara Hitung CC Motor
Untuk menghitung cc motor secara manual, kamu bisa menggunakan rumus berikut:
CC = π × (D/2)² × S × N
Keterangan:
- π (pi) = 3,14
- D = diameter silinder (bore)
- S = langkah piston (stroke)
- N = jumlah silinder
Rumus ini digunakan untuk mengetahui kapasitas total ruang bakar mesin dalam satuan sentimeter kubik (cc).
Contoh Perhitungan
Misalnya, sebuah motor memiliki:
- Diameter silinder (D): 57 mm
- Langkah piston (S): 58,7 mm
- Jumlah silinder (N): 1
Maka:
CC = 3,14 × (57/2)² × 58,7 × 1
CC = 3,14 × (28,5)² × 58,7
CC = 3,14 × 812,25 × 58,7
CC = 149.76 cc
Jadi kapasitas mesin motor tersebut sekitar 150 cc.
Cara Hitung CC Motor Otomatis Menggunakan Aplikasi atau Kalkulator Online
Kini kamu tak perlu repot menghitung secara manual. Ada banyak kalkulator cc motor online yang bisa digunakan secara gratis. Cukup masukkan nilai diameter silinder dan langkah piston, lalu hasilnya akan muncul secara otomatis.
Beberapa aplikasi bahkan sudah tersedia di smartphone Android dan iOS, seperti:
- Motor Engine CC Calculator
- Bike Engine CC Calculator
- Car and Bike Engine Volume Tools
Aplikasi tersebut memudahkan kamu menghitung kapasitas mesin dengan cepat dan akurat.
Hubungan Antara CC Motor dan Performa
Banyak orang beranggapan bahwa semakin besar cc motor, semakin cepat pula motornya. Pernyataan ini tidak selalu benar. Karena selain cc, performa motor juga dipengaruhi oleh banyak faktor seperti:
1. Rasio Kompresi Mesin
Rasio kompresi adalah perbandingan antara volume total silinder saat piston berada di titik terendah dengan saat piston di titik tertinggi. Semakin tinggi rasio kompresinya, semakin besar tenaga yang dihasilkan.
2. Sistem Pembakaran
Teknologi pembakaran seperti injeksi bahan bakar atau karburator juga memengaruhi efisiensi mesin. Motor dengan sistem injeksi umumnya lebih hemat bahan bakar dan memiliki performa stabil.
3. Berat Kendaraan
Motor dengan bobot lebih ringan bisa melaju lebih cepat meskipun kapasitas mesinnya kecil.
4. Transmisi dan Gear Ratio
Pengaturan transmisi yang tepat membuat tenaga mesin tersalurkan lebih efisien ke roda belakang.
Cara Meningkatkan Performa Motor Tanpa Menambah CC
Beberapa orang berpikir untuk melakukan bore up agar kapasitas mesin meningkat. Namun, hal ini tidak selalu diperlukan. Ada cara lain untuk meningkatkan performa tanpa harus mengubah cc, seperti:
- Ganti busi dengan iridium plug agar pembakaran lebih sempurna.
- Gunakan filter udara racing untuk meningkatkan aliran udara.
- Gunakan oli mesin berkualitas tinggi agar gesekan lebih minim.
- Lakukan tune-up rutin agar mesin selalu dalam kondisi optimal.
Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa merasakan peningkatan performa tanpa harus mengutak-atik kapasitas mesin.
Kenapa Perlu Mengetahui Cara Hitung CC Motor?
Mengetahui cc motor bukan hanya untuk pamer kapasitas mesin, tetapi juga penting untuk beberapa hal berikut:
- Menentukan pajak kendaraan bermotor (PKB), karena besar kecilnya pajak tergantung kapasitas mesin.
- Menyesuaikan kebutuhan bahan bakar, motor ber-cc besar biasanya butuh oktan tinggi.
- Mengetahui kemampuan motor saat digunakan untuk touring atau harian.
Sebagai contoh, motor 110–125cc cocok untuk penggunaan harian di perkotaan, sedangkan 150–250cc cocok untuk touring jarak jauh.
Opini dan Pandangan Ahli Otomotif
Menurut Ahmad Fauzi, seorang mekanik profesional di bengkel resmi Honda, menghitung cc motor bisa membantu pengguna memahami karakter mesinnya.
“Banyak orang hanya tahu motornya 150cc, tapi tidak tahu apa arti angka itu. Padahal dengan memahami cara menghitungnya, pengguna bisa tahu batas kemampuan mesin dan cara merawatnya dengan benar,” jelasnya.
Sementara itu, Denny Prasetyo, pengamat otomotif dari MotorPlus, menambahkan bahwa pemahaman tentang kapasitas mesin juga berguna untuk memilih oli dan bahan bakar yang sesuai.
“Motor berkapasitas besar butuh oli dengan viskositas lebih tinggi dan bahan bakar beroktan tinggi agar performanya optimal,” ujarnya.
Kesimpulan
Mengetahui cara hitung cc motor membantu kamu memahami kapasitas dan performa kendaraan secara lebih dalam. Dengan mengetahui nilai bore, stroke, dan jumlah silinder, kamu bisa menghitung cc motor secara manual maupun otomatis.
Selain itu, pemahaman ini juga penting untuk menentukan kebutuhan bahan bakar, pajak kendaraan, hingga strategi perawatan yang tepat.
Rangkuman Singkat
- CC motor menunjukkan volume ruang bakar.
- Rumus: CC = π × (D/2)² × S × N.
- Performa tidak hanya ditentukan oleh cc.
- Bisa dihitung manual atau menggunakan kalkulator online.
- Mengetahui cc berguna untuk perawatan dan efisiensi kendaraan.










Leave a Reply